Lain Lain

20 Menit yang Sangat Berharga bagi Pesepakbola Profesional

Pemanasan adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan sebelum dimulainya pelatihan atau kompetisi. Pemanasan atau pemanasan dimaksudkan untuk mempersiapkan otot, persendian dan jaringan lunak lainnya untuk beban latihan. Berdasarkan analisa bola288 pemanasan juga berguna dalam meningkatkan detak jantung, meningkatkan suhu tubuh dan membuka wawasan pemain dalam menerima strategi yang digunakan oleh pelatih dalam pelatihan. Dari semua gol di atas, hal terpenting selama pemanasan adalah mencegah pemain dari cedera. Namun, nampaknya banyak insiden di mana pemain sepak bola di Indonesia sebenarnya terluka saat melakukan pemanasan, baik ketika pemanasan baru saja dimulai atau setelah pemanasan berakhir.

Berdasarkan apa yang telah saya amati sejauh ini sejak 2012, baik dari tim yang telah saya pertahankan dan dari para pemain yang telah mendengar saya, sebenarnya ada banyak faktor yang memungkinkan hal ini terjadi. Tetapi sebagian besar waktu itu karena sebagian besar pemain tidak melakukan pemanasan secara individu sampai mereka mencapai tim yang ditawarkan oleh staf pelatih. Seberapa penting pemanasan individu ini? Tampaknya ini sangat penting! Setiap manusia diciptakan dengan kriteria masing-masing, yang terkadang sangat berbeda satu sama lain. Ini juga terjadi dengan seorang atlet, terutama pemain sepak bola.

Tim pelatihan umumnya menawarkan satu jenis latihan pemanasan tim, dengan gerakan yang sama melawan semua pemain. Ini terbukti dengan sendirinya karena pelatihan tim umumnya bertujuan untuk memberi manfaat bagi tim, bukan kepentingan individu. Sedangkan kepentingan individu bertanggung jawab. Banyak fakta yang terjadi di lapangan, seperti tim A, memberikan pelatihan tim pada pukul 1 malam. 4 sore. Biasanya para pemain siap untuk latihan pada pukul 3:30 sore dengan semua pakaian latihan, katakanlah dibutuhkan 10 menit untuk memakai sepatu. Kemudian dibutuhkan 20 menit lagi untuk pelatih kepala memberi tanda untuk memulai pelatihan. Banyak pemain dilecehkan selama 20 menit menunggu ini.

Ada pemain yang bercanda dalam posisi tenang (duduk / berdiri), ada pemain yang segera mengambil bola dan kemudian melakukan latihan 4-2, ada pemain yang mengirim kartu untuk langkah panjang, dan beberapa bahkan menembakkan bola ke tujuannya, menurut saya ini sangat berbahaya. Singkatnya, otot-otot mereka belum siap. Penantian 20 menit harus diberikan kepada pemain yang melakukan pemanasan secara individual untuk kebutuhan mereka, karena hanya para pemain sendiri yang tahu apa yang dibutuhkan tubuh mereka untuk dapat menerima beban latihan.

Misalnya, stopper akan lebih baik untuk melakukan latihan penguatan otot paha menggunakan theraband (karet) atau jari kaki untuk menstabilkan pergelangan kakinya dalam persiapan untuk lompat. Sementara pemain dengan sprinter (sayap) membutuhkan latihan peregangan yang lebih banyak dengan hamstring dan betis (gastrocnemiun, soleus) daripada pemain tanpa sprinter, peregangan statis dan dinamis sangat baik.